Minori

Saya termasuk penonton TV yang jarang (ah, bohong kamu, Min -suara Jimini Jengkerik si penjaga hati nurani-), kecuali kalau pas di rumah, hehehe. Biasanya yang ditonton paling acara makan-makan (terutama Gula-gula *gara-gara ada koki yang cakep ituh* dan Wisata Kuliner-nya Pak Bondan) dan jalan-jalan (terutama Archipelagonya Prita Laura, haduh dia cantik banget sih), acaranya Oprah, OB, Spongebob Squarepants, atau Insert yang bukan Investigasi (habis host-nya luthu-luthu sih).

Kalau “kebetulan” lagi nonton TV, iklan adalah bagian yang jadi alasan untuk mindahin channel atau melakukan pekerjaan lain, seperti misalnya ngambil makanan untuk dikunyah sambil nonton😀 Nah, iklan yang satu ini membuat tertarik, karena saya sangka bukan iklan, melainkan sebuah film Jepang yang tumben tidak di-dubbing:

*SPOILER WARNING*

Seorang cewek Jepang bergaun putih pendek berdiri di atas bukit di depan …., sambil berpikir (dalam Bahasa Jepang) kira-kira seperti ini: “Masih ingat gak ya dia padaku?” Lalu tampak di kaki bukit seorang cowok, juga dalam pakaian 3-pieces putih, kelihatannya sedang mencari-cari, lalu mendadak tersenyum. Si cewek kelihatan hepi karena ternyata si cowok ingat sama dia. Si cewek pun berlari menuruni bukit sambil membentangkan tangan, dan meneriakkan nama si cowok: “Takeshi!” Cowok itu juga berlari menaiki bukit, sambil membentangkan tangan, dan berteriak: “Minori!”

Si cewek berhenti mendadak dan bertanya heran: “Mi… Minori?” Jelas nama si cewek bukan Minori Tahu-tahu seorang cewek (pastinya si Minori) berlari melewatinya ke arah Takeshi sambil berteriak imut: “Takeshi!” Nah, yang lucu, postur si Minori ini. Endut, bajunya merah, dan larinya agak susah karena badannya pendek -atau begitulah perkiraanku sebelumnya- (begitu imuuuuuuuuuuut *muach*). Terdengar ribut gesekan plastik kain bajunya sewaktu berlari. Si Minori melempar diri ke pelukan Takeshi, trus berputar-putar gitu.

Takeshi bilang “Aku cinta padamu” (idih), lalu meledaklah Minori (that’s gross), dan benda-benda berbentuk heart bertebaran. Nyam-nyam, dimakan Takeshi (dasar sadis, memakan pacar sendiri). Habis itu, mereka duduk-duduk santai, Takeshi menggelitiki Minori (huekkk!).

Begitu berkesan ni iklan sampe pas ketemu di mini market kemaren, aku beli satu *korban iklan*

PS: saya bukan agen pemasaran Minori, loh…

One response

  1. minori.. eh mina…. (gak pake riiii)

    terus, dan nyobain minori, gimana rasanya? sebagai korban iklan?

    hehehehe 

    Posted by kobo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: