Catching up

Lama betul tidak menulis di sini. Saking lamanya, sampai-sampai ini sudah tahun yang baru lagi. 2007 *keluh* Dan masih banyak mimpi yang belum tercapai. Wishlist sisa tahun lalu masih panjang.

Baidewei, posting tahun 2007 ini diawali dengan tidbits of my life sejak terakhir posting di sini. Hhh, padahal maunya tidak ingin menjadikan blog ini jadi diary. Kan aku gak biasa nulis diary *kaki diam-diam mendorong setumpuk buku diary ke bawah tempat tidur*

27-29 Nopember 2006 – Kalteng. 27-28 Nopember dihabiskan menjelajahi sungai Sebangau yang dulunya salah satu jalur transportasi kayu hasil penebangan ilegal. Banyak rumah-rumah sepanjang sungai yang rusak ditinggalkan penduduk, karena mereka kehilangan mata pencaharian. Desa-desa daerah Sebangau sangat sepi seperti di kota-kota Texas jaman dulu habis outlaws menembaki penduduknya. Salah satu perjalanan paling berkesan yang kulakukan di Kalteng. Dan berkenalan dengan banyak teman baru yang mengagumkan. 29 Nopember dihabiskan seharian dengan diselang-seling diare dan tidur nyenyak di Palangkaraya. Malamnya baru pulang ke Banjarmasin. Tidur sepanjang jalan walaupun jalan penuh lubang dan temenku bawa mobil kayak orang gila.

12 Desember 2006 – mulai malam menjelang 12 sampai malam 13 dihabiskan dengan membuat RIP (Rencana Implementasi Program) untuk PHK-A1 (Program Hibah Kompetisi) buat PS Kesehatan Masyarakat. Gak tau kenapa aku bisa terdampar dalam tim ini. Deadline RIP ini adalah tanggal 12 malam, sedangkan kami baru tahu deadline itu tanggal 11 sore. Setengah mati bikinnya. Tapi dasar tim kami orang-orang “last-minute-fighters” semua, RIP selesai tepat waktu, walau dengan akibat kami tepar besoknya karena kehujanan dan kelelahan.

15 Desember 2006 sampai sekarang. Masih terbenam dengan renstra Fakultas. Some people just doesn’t understand what Renstra is. Juga masih terbenam dengan proses persiapan akreditasi PS Kesehatan Masyarakat. Again, aku heran kenapa PS Kesehatan Masyarakat paling hobi ngajak diriku ikut tim mereka.

19 Desember 2006. Fakultas merasa mampu membuka satu PS lagi, yaitu PS Ilmu Keperawatan. Hari itu visitasi tim dari PPNI. Dengan hasil yang mengecewakan (bagi penggagas PS ini), tapi melegakan (menurutku).

20 Desember 2006. Diundang Rektorat untuk pelatihan E-Learning. Hanya sehari. Seperti biasa pimpinan gak bisa denger kata yang ada e-ini, e-itu, atau ada kata internet atau ada hal yang berkaitan dengan komputer dikit aja, langsung teringat pada diriku. Padahal aku kan bego soal ginian. Kelihatannya pelatihan ini bagian dari hibah ICT, mungkin dari Inherent atau IMHERE, kurang mengerti. Salah satu pelatihan dengan karakteristik khas pelatihan-didanai-hibah. Seadanya. Pelatihan E-learning kok gak bisa akses internet. Awalnya sih bisa, excellent gitu wireless connection-nya (sampe aku sempet donlot buku-buku *ehm* dan bahan kuliah). Setengah hari kemudian, pada saat mau coba bikin bahan belajar e-learning, internet connectionnya gagal total. Pelatihan berakhir tanpa mendapatkan apa-apa. Payah. Teringat tahun sebelumnya dilatih Pembuatan bahan belajar menggunakan Macromedia Flash, didanai Hibah ICT juga kalo gak salah. Ternyata 1 hari penuh teori. Besoknya harusnya praktek, tapi lampunya mati (gimana sih gedung rektorat bisa mati lampu). Bagus kan? Lebih gampang belajar dari DVD Tutorial Macromedia Flash.

31 Desember 2006. Idul Adha. Hari Raya Kurban. Yang berarti dalam seminggu berikutnya akan bosan benar makan daging, hati, dan jeroan. Apalagi nenekku hobinya bikin rendang. I hate makanan Padang.
Sekaligus malamnya adalah malam Tahun Baru. Tetep merasa sedih melihat kenyataan bahwa masih ada saja pasien harus tertunda penanganan bedahnya karena tidak punya duit. Duit. Tidak bisa hidup di dunia ini tanpa duit. Malam Tahun Baru kan selalu banyak kecelakaan akibat petasan. Entah orang gila mana yang tega melempar petasan ke sekelompok orang yang adem ayem duduk di pinggir jalan nonton kembang api. Memang malam Tahun Baru paling baik dihabiskan di rumah. Daripada penyesalan.

4 Januari 2007. Ke Gubernuran, Bagian Kesra, Subbagian Pendidikan. Ngambil duit dana penelitian. Sudah selesai sih sebenarnya, tapi uangnya memang baru keluar. Aku ke sana jam 9. Masih banyak yang belum masuk. Yang sudah masuk juga duduk-duduk santai baca koran. Beberapa malah minta tuliskan resep😀 Gak papa lah, ntar susah duitnya keluar.

5 Januari 2007. Lagi uring-uringan. Pas kena jadwal jaga ujian Toksikologi Pangan untuk mahasiswa PS Kesehatan Masyarakat (kenapa sih aku selalu terkait dengan PS ini). Mahasiswa PS Kesehatan Masyarakat sini terkenal dengan style rambut dan berpakaian yang lebih nyeleneh daripada mahasiswa FK, dan *ehm* lebih sulit dikendalikan kalau lagi ujian. Sayangnya mereka belum ahli benar mengasah kemampuan nyonteknya. Tapi memang banyakan yang nyontek teman (sesuatu yang susah kumengerti, karena yang dicontek kan juga gak tahu jawabannya) daripada nyontek “catatan kecil”nya. Satu kedapatan olehku, karena lagi bad mood, aku sowek-sowek😦

9-14 Januari 2007. Malam tanggal 9 malam-malam ditelpon ex-dosenku di Jogja. Disuruh ke Jogja tanggal 9, nyelesain project. Excited karena dah setengah tahun gak ke Jogja. Sekaligus miris karena berarti akan bekerja penuh tanpa lihat matahari selama seminggu. Pesawat berangkatnya dengan Mandala, agak cemas karena Adam Air diberitakan hilang awal bulan Januari. Seperti biasa, Mandala selalu telat berangkatnya, kali ini telat sejam.
Di Jogja sempet ketemu Anis (the legend) dan Dani (muridnya the legend). Pepeng juga janji muncul, entah kenapa gak datang. Juga aku sebenarnya kepingin banget ketemu dokter pembuat komik itu *hiks* mau minta selembar hasil oret-oretannya.
Internet wireless connection di Lantai 2 Gedung Radioputro is very excellent, gak ada bandingannya. FK-UGM juga kelihatan lebih bersih dan teratur. Saya suka dengan papan-papan penunjuk Food Point-nya. Kayak di luar negeri.
Alhamdulillah sempat ke Toga Mas, dan seperti biasa, kalo dah lihat harga Toga Mas, langsung gelap mata dan belanja sampai isi dompet habis *keluh*
Sempat juga nyicip durian, tapi memang kalah sama durian di sini. Kalo urusan makanan, saya tidak ada keluhan. Siang ditraktir bos, malam diajak makan teman. Makanan kenangan saya dulu tercicipi lagi. Termasuk tongseng. Di Banjarmasin sini kok gak ada ya.
Tidak lupa singgah ke Warnet favorit saya: Blue n Green di Karangwuni. Mas-masnya masih yang dulu dan ternyata masih ingat saya. Sayang Toko Komputer DTR favorit saya tidak sempat saya datangi. Kangen juga sama teknisi-teknisinya hehehe…. Jogja memang ngangenin!
Pulangnya Mandalanya telat lagi. Bandaranya lebih nyaman daripada dulu. Tidak lupa singgah ke Periplus, nyari Bartimaeus 3, yang mestinya sudah keluar Januari ini paperbacknya. Sayangnya tidak ada, yang ketemu dan bikin ngeces malah buku-buku Wordsworth Classics yang tebel-tebel dan murah dengan judul “Complete Collection of…” Ada Hans Christian Andersen, Grimm & Grimm, Sherlock Holmes, Jane Austen, Horror, hhhh, banyak pokoknya. Satu hal yang membedakan orang Barat dengan orang Indonesia, pas transit, para orang Barat itu semua ke Periplus, minimal beli Herald Tribune, lalu duduk membaca.
Oya di bandara, bagasiku dibongkar, karena dicurigai bawa bom hehehe…. Aku tu kalo kemana-mana pasti bawa setrikaan, pelembut pakaian (buat setrikaan), dan botol semprot pengharum ruangan. Nah yang terakhir ini yang disangka bom, pake dicungkil-cungkil gitu sama mereka tutupnya huh! Habis itu, gembok tasku hilang lagi. Aku ngomel-ngomel, menuduh mereka mau merusak tasku. Ternyata di rumah, gemboknya ketemu, rupanya jatuh ke dalam tas pas pemeriksaan.

15-17 Januari 2007. Pertama kali mengadakan Ujian OSCE Anamnesis di kampus. Karena mereka masih mahasiswa semester 3, maka aspek yang ditekankan adalah Aspek Komunikasi-nya. Mostly bagus sih hasilnya. Ada sih yang gugup banget sampe gemeteran gitu. Memangnya aku menakutkan ya?
Sorenya nemenin mahasiswa penyuluhan di desa Tambak Sirang Darat daerah Gambut ke dalam. Gak nyangka mahasiswa semester 3 dan 5 itu sudah pada pinter ngomongin masalah kesehatan. Meyakinkan lah pokoknya.

18 Januari 2007. Duta Besar Korea berkunjung ke Pusat Studi Korea Universitas Lambung Mangkurat. Aku diundang. Seperti pernah aku sebut dulu, Pusat Studi Korea hanya ada 3 di Indonesia, di UGM, UII, dan Unlam ini. Rupanya melihat animo yang cukup besar dari mahasiswa, dosen, dan pimpinan universitas, mereka berniat mengembangkan lebih jauh lagi, tidak hanya sekedar mengajar bahasa. Sebelumnya Dubes bertemu Gubernur, tentu membicarakan masalah ekonomi dan kehutanan. Yah kalo ke Universitas, pasti membicarakan rencana kerjasama pendidikan dan penelitian. Aku dengar sih bakal ada kerjasama yang berkaitan dengan penelitian Obat Tradisional. Mungkin juga akan ada pertukaran dosen dan mahasiswa (ini nih yang aku suka). Denger-denger juga ada summer camp untuk yang belajar di Pusat Studi Korea. Wah aku sudah sejak midterm test kemaren bolos, masuk lagi ah. Sudah lupa semua nih huruf-hurufnya.

20 Januari 2007. Ke acara tasmiyahan + akikah anaknya teman. Lalu nonton ulang Death Note. Masih nunggu DVD Death Note: The Last Name muncul. Pada tahu enggak dengan manga/anime/movie Death Note? Ntar aku tulis tersendiri deh.

13 responses

  1. Saking lamanya gak nulis, langsung diborong.
    Seneng nge Flash to mbak, itu hobi saya yang agak lama gak otak-atik.
    Dari Gubernuran,ah saya bakalan dapat lemparan duit nyiprat.
    Kalau ada yang bicara “tongseng” saya jadi ngiler. hehehe
    *testestes*

  2. lho lho kamu nggak suka masakan padang? padahal wenak lho :p kalo aku sih omnivora, pemakan segala, haha. 

    Posted by fahmi!

  3. Wah, aku tau Death Note. Sayangnya, mandek di volume 7. Download-an sumbangan dari teman juga belum disentuh. Terkadang kebawa pusing oleh pemikiran para tokohnya.

  4. berarti standar pemeriksaan/persepsi/paranoiditas keamanan bandara beda2 ya.. :D 

    Posted by dani iswara

  5. ketahuan kalian semua (cak moki, fahmi, mumhu dan dani) begadang sampe pagi masih online, atau bangun pagi terus blogwalking?

    haduh pusing banget gimana ya caranya biar yang nge-post dari halaman PostComment yang bukan dari blogspot gak muncul sebagai anonim?

  6. lah? ke Jogja ndak omong-omong?

    Pepeng denger-denger abis jatuh.. itu sebabnya dia mungkin ndak bisa datang..😀

  7. @zam:
    aku kan dah bilang sama kamu, zam, di matriphe. tapi dicuekin *hiks*

  8. wah kaledoskop 2006 ya Mbak Mina

  9. wahhh… gini deh kalo jarang posting… sekali posting langsung rapelan…. :p

  10. ckckck…
    seperti biasa, mbak Mina ini keluyuran teruusszz….hihihi…

  11. akses subuh:
    – nyari akses lancar n murah per data (cdma)
    – nemenin si kecil yg bangun subuh2
    [pdhl idem tuh yg nyedot mail..]

    caranya utk post comment-nya:
    migrasi ke WP.com😀

  12. loooh…ada yang mau oret2an saya toh? yang mana? 

    Posted by tito

  13. wah, sayang ketemu cuman sebentar. Piye, waktu pelatihan buat orang Acehnya datang ke jogja lagi nggak? 

    Posted by anis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: