Lima Rasa

Hwah… dah lama banget saya tidak posting😀 Banyak sekali komen, email, sms, kartu pos, cambukan, bahkan isyarat asap dari fans memohon-mohon kepada saya agar posting lagi. Entah apa yang mereka harapkan saya tulis, karena saya tidak suka menulis. Saya sukanya membaca, sodara-sodara, bukan menulis!

Yah, selain itu saya lama sekali tidak mereview makanan. Alasan utama karena kamera saya rusak, dan belum beli baru -berharap ada yang membelikan, sebenarnya- Jadi, untuk memenuhi kekangenan para pembaca terhadap review makanan dari saya, saya memaksakan diri menulis di sela-sela kesibukan saya meracau di MP :p

Bagi saya, my cousin Nida, dan two of my best friends Adi dan Woelan (sayang Woelan sedang di Jakarta), makan-makan adalah suatu bentuk rekreasi. Enak-gak enak itu urusan belakangan. Yang penting berani mencoba sesuatu yang baru dan dilakukan beramai-ramai. Walau tentu kami tidak mau jatuh ke comberan yang sama sampai dua kali.

Jadi kemaren Adi muncul untuk mendiskusikan menu makan siang hari ini. Tentu saja mendiskusikan menu tidak lengkap tanpa disambi makan-makan, jadi kami membicarakan makanan sambil mengunyah siomay yang porsinya segede gaban. Sesudah siomay habis dan menghabiskan berbotol-botol (it was a very very hot night) air minum, kami memutuskan bahwa menu makan siang tidak lengkap kalau tidak ada berbagai jenis hewan dimasukkan ke dalamnya. Selain itu, kami sudah lama sekali tidak makan steamboat. Restoran terakhir yang menyediakan steamboat memutuskan untuk tutup sesudah kami sampai 3 kali ke sana datang hanya untuk makan steamboat, gara-gara harganya yang murah dan porsinya yang besar. Jadi dipilihlah Lima Rasa sebagai tujuan makan siang di hari Minggu in

Jam 1 siang, makan siang dimulai. Delapan (satu diantaranya masih TK) dari 10 orang yang diundang duduk mengelilingi meja. Pertama-tama datang teh es dan air putih. Kemudian, ahh… yang saya tunggu-tunggu, Steamboat! Tapi… tapi kok pancinya tidak seperti steamboat? Pancinya seperti panci besar yang diisi panci kecil di dalamnya (kayak orang melelehkan coklat). Panci luar berisi kuah steamboat dan sayur-sayuran. Panci dalam berisi benda-benda panjang-panjang dan bulat-bulat. Bakso dan benda-benda dari cumi dan entah apa lagi yang dibentuk jadi panjang-panjang dan bisa kita jumpai begitu banyak bertumpuk dan bisa dibeli secara curah di Hypermart. Ya, yang ada rasa pengawetnya itu. Dan jumlahnya, ya Tuhan, sedikit sekali, untuk porsi steamboat yang harganya 40 ribu. Saya membayangkan isinya bakal ada serpihan ayam, telur, cumi, udang, baso, tahu, jamur, ikan, pokoknya segalanya deh. Dan, manaaaa asapnya? Gak ada bagian tengah yang mengeluarkan api. Steamboat itu ya rasa steam :p Jadi steamboat yang ini pancinya diletakkan saja di atas api. Rasanya? Boleh lah, saya cukup suka, sayang gak berasa asap😀

Kedua, datang Sop Sehat. Kalau makan sop ini, maka akan sehat selamanya. Sebuah panci diletakkan di atas api. Kami menatap ke dalam panci, dan menemukan kesulitan untuk membedakan antara Sop Sehat dan Steamboat. Kecuali bahwa Steamboat-nya terdiri dari 2 panci, dan sayurannya terpisah. Waktu waiternya ditanya, ternyata katanya kuahnya sama, cuma yang Sop Sehat itu ada sapo tahu, cumi, bakso, dan ayam. Haaa…. Buat apa memesan Steamboat, kalau begitu? Menurutku tentu saja rasanya sama, tapi menurut Adi, lebih enak Steamboat. Tapi Adi sih gak bisa dengar Steamboat, pasti dibilang enak. Kayaknya anak ini sudah jatuh cinta sama nama makanan satu ini.

Kemudian datang beruntun-runtun berbagai makanan sehingga saya agak-agak overwhelmed. Supaya kalian tidak merasa stress, saya bahas satu-satu yaaa… :p

Ayam Bakar Lima Rasa. Ayam Bakar biasa, mungkin, saya tidak mencicipinya. Bosan dengan ayam. Padahal mungkin ada sebabnya, ada ciri khasnya, kenapa makanan ini disebut bersama nama restonya.

Gurame Mangga Muda. Ahh.. pas kami membayangkan menu ini, kayaknya bikin ngeces. Mangga muda gitu lo. Saya kan penggemar rujak. Penampilannya boleh lah. Guramenya digoreng utuh, tidak dipotong-potong dulu. Masalahnya dengan model gurame yang disajikan seperti ini, kalo pada malas menggunakan tangan, maka akan banyak yang bersisa di piring. Saya sendiri kurang suka gurame. Tulangnya menyebalkan. Terus sering ada rasa lumpur, seperti halnya nila, ikan mas, dan bandeng. Dan, ya, yang ini, ada rasa lumpurnya. Saya hanya mencicipi sedikit, dan merasakan mangganya. Saya gak suka. Skip.

Gurame Masak Thailand. Kenapa ada 2 jenis masakan gurame padahal saya gak suka gurame? Karena porsi pesanan gurame itu untuk 2 ekor, jadi kita minta aja 2 macam masakan gurame. Tadinya kami sangka Masak Thailand itu pasti asam-asam pedas kayak Tom Yum. Tapi kata si mbak-mbaknya waktu kita reservasi: enggak, kayak asam manis, tapi lebih enak. La iyalah dia bilang gitu, masak dia bilang: “kayak asam manis, tapi, hih, gak enak loh, mbak”. Ternyata penampilannya kayak asam manis, tapi agak pedas, dan ada bumbu aneh (berbau) yang saya gak tau apa. Enak, 4 dari 5 deh. Tapi pada akhir-akhir waktu mau habis, saya merasakan rasa lumpurnyaaaa! Mungkin karena kuahnya dah abis dijilatin.

Karedok. Makanan ini kok nyempil ya, gak nyambung kayaknya😀 Itu gara-gara dalam paket makanan yang kita pesan masak ada nasi goreng dan mie goreng? Gak banget. Jadi minta ganti, tapi gantinya malah karedok hihihi… Saya, maap-maap saja, gak makan karedok. Ada taugenya! Saya benci taoge! Hih! -bergidik- Mana sayurannya mentah pula. Gak sehat -menggeleng-gelengkan kepala melihat karedok ludes dengan cepat- Saya hanya memperoleh jatah krupuk melinjonya.

Kepiting Telor Asin. Hwaaa… dua makanan yang saya sukai, dicampur jadi satu *ngelap dagu* Waktu makanannya datang, penampilannya gak seperti yang dibayangkan. Saya membayangkan bongkahan kepiting lengkap dengan capitnya plus telor asin guling-gulingan di sekitarnya. Ternyata dari jauh penampilannya kayak nasi goreng. Tapi enak lo. Telor asinnya penampilannya kayak telor orak-arik, tapi asin, sedang daging kepitingnya dikeluarkan dari cangkangnya dan digoreng pake tepung bumbu.

Sapi Lada Hitam. Menu standar. Tidak ada yang berminat menyentuh makanan ini, saking bosannya dengan menu ini, omnipresent banget. Tapi sesudah semuanya menipis, akhirnya yang satu ini dicicipi juga, ternyata enaaaaaak *slurp* Sayang porsinya kecil banget.

Udang Asam Manis. Udangnya digoreng tepung, lalu ditumpahi kuah asam manis. Kuah Asam Manis paling tidak enak seumur-umur saya hidup. Entah terdiri dari apa. Udangnya udang ukuran sedang.

Udang Goreng Tepung. Biasa. Kurang gurih. Dan omong-omong, kuantitas goreng tepungnya hampir sama banyaknya dengan udangnya. Tahu kan, saya gak terlalu suka goreng tepungnya, suka sayau kuliti dan ditinggal. Cuma bikinan mom yang enak.

Terakhir, buah segar: nenas, semangka, pepaya. Porsi kecil dan gak tiap orang dapet.

Hah, sudah sepuluh menu ya? Dibilang gak enak gitu, abis juga ternyata. Bersisa sedikit. Total kerusakan ternyata tidak terlalu mahal.

Siapakah para pengganyang makanan ini? Mereka adalah (dari kiri ke kanan): Nida, Adi, Bahri, Didik, Ditto, Tria, Memet, dan saya. Oya, kami dapet meja nomor 13 loooo🙂

Foto-foto makanan lainnya silakan dilihat di galeri foto saya di MP.

23 responses

  1. Mangkanya, Viva BAKSO MAS JON KELANA!!!

    Eh, ngemeng-ngemeng, katanya mau ketemu saya? Kapan ada waktu?

  2. he, kapan maen ke sby lagi? ntik tak ajak incip2 belut, hihihi😀

  3. ya Tuhan, cepat sekali kalian ter-summon ke sini.

    @mansup: ya, masalah English lesson ni. mestinya tadi ya. kau kapan liburnya? atau langsung ketemu di kantorku saja?

    @fahmi: mauuuuu! mau ke surabaya maksudnya, tapi jangan belut dong. masih banyak yang belum kautunjukkan kan? tapi aku paling suka tu rujak apa itu yang aku diajakin sama astri di Delta?

  4. mansup mansup, Jon Kelana itu yang palling enak pol tu yang di Kayutangi, dekat Bundaran. belinya yang Bakso plus Mie Ayamnya, duuuh enak dan banyaaak🙂 *ngelap dagu*

  5. Kapan saja ketemunya bisa kok, saya sibuknya hari rabu & sabtu itu ngajar di sekolah resmi, selasa malam & jumat malam itu ngajar buat nyari sesuap nasi:mrgreen:

    Atur saja waktunya

  6. @mansup: kau bisanya di banjarmasin atau banjarbaru?
    -kenapa kita ngobrol di sini ya, hihihi- maap, pulsa lagi habis :p

  7. Kalau hari-hari yang saya sebutkan di atas itu, bisa di Banjarbaru, soalnya ngajrkan kan di Martapuran & Banjarbaru.

    Tapi kalau mau lebih nyante, hari lain yang saya da ngajar, di Banjarmasin saja, lama tidak mendapat traktiran neh…:mrgreen:

  8. mau dong… lagi…
    traktiran juga boleh…

  9. Saya ga bisa datang😦
    Kenapa acaranya dadakan… kenapa? kenapa? **lebay**

  10. @yayi: aku lebih mau ikutan acara 4mei, huks huks….
    @b: alah, dirimu kan tu diajak apa-apa gak mau :p
    @anna: super lebay😀 jadi, menyesal kaaaan?😀

  11. eu..kemaren es krim ragusanya lima rasa juga. eh, lebih deng..😀

  12. @imgar: aku iriiiii!

  13. Ntik tak ajak makan kepiting telur asin enak di Sby… Belut yang dipromosiin Mimi juga enak. Ayo kamu ikut Memet sekolah di Surabaya…

  14. @duh sekarang aja maish sekolah, tri :p juli baru lulus, itu pun kalo lulus hehehehe…. memet nemplok di surabaya mulai september. waaa… bisa gendut dia makan terus😀 adi sekolah juga mulai september di semarang. duuuh aku kehilangan teman-temanku…

  15. laper….laper…pengen makan dong enak tuh kayaknya…hehe

  16. biar kedenger agak tidak puas, tetep aje bikin saya ngiler dengan sukses😀

  17. waaaaaaaa…. ada postingan baru di siniiiii…. *takjub😀

  18. waoww…rupanya episode kulinernya sudah ditayangkan lagi toh?
    ;))

  19. mina…. welkam bek
    lama sekali hiatusnya😀
    jadi pengen makan gurame asam manis…

  20. @tambalban: halo🙂 nambal ban?
    @war: maaaaf tadi gak bisa jawab, lagi konsultasi🙂
    @antie: berkat bimbingan miss manajer🙂 *menjura*
    @fahmi: ahem! ahem! :p
    @itik: hiahahaha… kangeeeeen sama blogwalking🙂

  21. Mak jang, ngiler aku pagi pagi gini baca ginian…. huahahahaha

  22. Saya hanya bisa membayangkan betapa menggodanya.
    Aaah…..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: