Prewedding, mina’s style

Posting pertama sesudah sekian lama, huuuuf. Saya tahu kalian pasti menyangka (kepedean)  posting pertama ini akan berisi kaleidoskop tahun lalu, atau paling gak resolusi tahun ini.  Huh, kalian salah.  Kali ini tulisan(-tulisan) saya di tahun 2010 akan diawali (atau jangan-jangan menjadi satu-satunya) posting ikut-ikutan tentang prewedding. Tentunya biar blog ini ikut terkunjungi kalau orang lagi nyari fatwa MUI tentang prewedding, hahahahaha….

Yap, kita tahu, pertengahan bulan ini orang ribut-ribut tentang pengharaman rambut rebonding (bener gak sih nulisnya, I don’t even know the meaning of this word), rambut rasta, rambut punk, rambut dicat (keempat masalah perambutan tersebut khusus untuk wanita single),  sampai foto prewedding. Menggelikan membaca masalah rambut ini, dan saya rasa tidak semua orang menganggapnya serius. Tetapi begitu sampai ke foto prewedding, jadi heboh deh, karena kelihatannya semua calon pengantin saat ini paling bersemangat menyiapkan pemotretan prewedding ini. Biar hasilnya bisa dipamerkan di undangan, dalam bentuk hasil cetak besar yang dipigura di hari resepsi, sampai dijadikan kalender buat gimmick acara resepsi perkawinan. Maklum, generasi ini adalah generasi narsis, yang sebagian besar dipicu oleh kemudahan menemukan fasilitas foto-memfoto ini di banyak piranti elektronik saat ini.

Saya tidak ingin membahas haram atau tidaknya urusan rambut dan urusan foto-foto prewedding ini. Yang ingin saya bicarakan tu ini: kemarin lusa (istilah apa ini?), saya membaca tulisan bagus yang mengomentari masalah pengharaman prewedding ini. Menarik sekali blognya, membawa saya ke blog-blog lain tentang prewedding. Bisa dibilang tulisan saya ini terinspirasi (sebenarnya sih meniru ide) blog yang itu. -menatap ke atas, oke kayaknya saya masih tetap bisa mempertahankan Meracau Award tahun ini- Mari kita langsung ke inti permasalahan.

Mengutip pendapat Quraisy Syihab, foto prewedding boleh saja, asal jangan melanggar tata aturan dalam agama dan budaya. Nah, ini contoh-contoh setting foto prewedding yang tidak diharamkan itu, versi saya:

  • Lokasi: padang rumput, dengan pohon-pohon rindang, atau bisa juga di taman-taman universitas keren kayak di luar negeri. Pose: Si cewek duduk di bawah pohon, sedang lost in reading, kayak gambar di bawah (kalo bisa bukunya yang keren, yang kalau mendadak mati kita tidak malu memegangnya), sedangkan si cowok duduk agak jauh, juga sedang megang buku, sambil memandang ke cewek dari jauh (jangan pasang muka mupeng, tentunya). Cocok untuk pasangan yang suka membaca buku. Foto di bawah ini diambil dari Flickr seseorang🙂

  • Lokasi: padang hijau dengan banyak pepohonan rindang. Si cewek berlari riang di padang hijau, baju yang dipakai agak 70s berupa baju terusan selutut, sementara si cowok pake kemeja dan vest (tanpa jas), tangan di kantong celana, melihati dari belakang sambil senyum. Oke, ini terinspirasi (nyuri ide) dari foto ini (dari situs JarvieDigital Photography).

    • Kalau sang cowok-cewek waktu kecil berteman, foto preweddingnya cukup berupa kumpulan foto-foto bermain mereka berdua waktu kecil. Kalau susah mencari foto mereka berdua, bisa juga foto mereka berombongan sama teman-temannya, tapi cari foto yang pas si cowok melihat ke si cewek, atau sebaliknya. Biasa kan pas kecil suka dikasi baju-baju daerah atau baju profesi (polisi, dokter, er…..) kalo pas 17-an. Nah, siapa tahu ada yang pas berdua, kan lucu banget🙂 Foto di bawah diambil dari situs made for mums.

    • Atau…. nah ini susah nih, tapi asik juga kalau keluarga masing-masing punya darah narsis dan punya koleksi foto lengkap. Dicari foto-foto si cewek dan si cowok dari kecil sampai besar dengan pose sama/mirip, lalu ditaruh bersebelahan, diatur pake Sotosop :p
    • Buat yang suka manga, bisa dibuat gambar coretan khas manga, dengan wajah dan ekspresi sesuai aslinya, berdiri saling bersandar punggung, dengan gaya cool. Nah ini kalau mau dibilang haram karena saling bersandar punggung, kan bisa ngeles :p Atau bisa juga kalau berani (keluarganya harus liberal sekali), sekalian aja cosplay, pilih manga serial cantik, Mei-chan no Shitsuji seperti di bawah ini, misalnya. Eh tahu gak, ada perkawinan, di mesjid, itu seluruh keluarga sampai ke penghulunya, pakai kostum Star Wars? Di Bandung loh! Menjura saya kepada kedua keluarga.

    • Bikin sebuah poster ukuran raksasa, dibuat dari foto cowoknya, dengan gaya khas cowok korea, termasuk  gaya rambut sampai style pakaian, dipasang di dinding sebuah gedung besar yang biasanya untuk konser musik/pemutaran film, lalu si cewek berfoto di depan poster, dengan gaya alay mengangkat jari berbentuk V :p Tentunya, cowoknya harus cukup keren yah buat dijadiin poster. oke oke, ini terinspirasi dari postingan Echan, yang dengan-urat-malu-sudah-putus berfoto alay di depan poster Rain.
    • Lokasi: museum foto/lukisan, kalo bisa di Paris atau London :p Si cewek menjadi obyek foto/lukisan surrealisme ukuran sebesar dinding, sedangkan si cowok memegang guide museum (dibikin khusus, dengan halaman-halaman berisi repro foto/lukisan di dinding), sambil menatap ke arah foto cewek. Tentunya, biar klop, cowoknya harus berpakaian elegan dan kelihatan kaya. Cocok untuk yang suka seni. Bisa dibuat lebih jauh lagi, tu museum guide bisa dijadikan gimmick pesat pernikahannya hahahahha. Macam Album Foto artis-artis Asia gitu.
    • Setting: ruang praktek dokter gigi. Jadi si cowok duduk di kursi dokter gigi, sedang menganga (cowoknya giginya harus bagus dan gak ada sariawan), sementara ceweknya sedang memasukkan kaca mulut dan sonde ke dalam mulut si cewek. Sangat cocok kalau si cewek pengen jadi dokter gigi, tapi tidak kesampaian, karena di Banjarmasin Program Studi Kedokteran Gigi baru buka tahun 2009 kemarin (*halah*). Tentunya ide main dokter-dokteran yang dokter umum is out of the question hahahahaha…
    • Ingat film My Sassy Girl, one of the most romantic movies abad ini? Nah, salah satu dari 3 adegan paling menyentuh di My Sassy Girl (selain adegan si cowok (Gyeon-woo) menjelaskan list “the ten rules” pada cowok lain yang dijodohkan ke si cewek, kemudian adegan duduk berdua di atas gunung sambil memandang ke arah berbeda, so simple, yet so romantic) adalah yang adegan di bawah pohon, 2 tahun sesudah janji bertemu mereka di tempat time capsule dikubur. Ada seorang kakek tua menjelaskan pada si cewek tentang apa yang sebenarnya terjadi, tentang pohon pelindung time capsule yang mati disambar petir, tetapi ditanam kembali oleh si Gyeon-woo, demi si cewek. Menurut salah satu interpretasi film ini, kakek tua itu adalah Gyeon-woo yang datang dari masa depan (mengikuti alur cerpen yang ditulis si cewek, yang sangat suka tema time travel). Nah, jadi, settingnya di padang rumput (what’s with me and padang rumput?) dengan pohon persis seperti di film itu, si cowok didandani agak tua, tapi masih jelas wajahnya, lalu duduk di bawah pohon besar di padang dalam posisi sedang menjelaskan, sementara si cewek (lengkap dengan baju mirip seperti di film: kemeja dilapis kemeja terbuka, celana pendek, dan tas bahu), berdiri di dekat si cowok, memandang ke kejauhan. Of course, ini hanya penonton Sassy Girl yang mengerti. Kalo gak mengerti, yang melihat foto ini di resepsi bengong: ngapain sih? Foto diambil dari blog ini.

    • Lokasi: halte bis. Hari sedang hujan rintik-rintik, dan si cewek memegang payung, sementara si cowok memegang daun pisang. Si cowok tinggi besar, berwarna biru dengan perut putih, serta agak kelihatan mirip kucing, dan sangat excited setiap daun pisangnya ketitikan hujan. Er……. salah artikel. *deleted*
    • Ingat tidak dengan serial film Korea berjudul Hotelier? Ingat pada pembuka atau penutup, itu ada foto resmi seluruh karyawan hotel? Sebuah foto yang sangat romantis. Semua menatap ke depan, kecuali si Manajer (Han Tae Jun) yang sedang menatap ke kiri ke arah wanita yang dicintainya (Suh Jin Young), sedangkan Suh Jin Young tersenyum pura-pura tidak tahu tetapi sambil melirik ke kanan, mereka berdiri terpisah beberapa orang. Sayang tidak menemukan fotonya di internet. Tinggal ditiru saja, misalnya dibuat foto akhir tahun kuliah (gak mungkin kan foto akhir tahun SD atau SMP atau SMA, kecuali pasangan yang menikah masih di bawah umur),  semua menatap ke depan dan serius, sedangkan si cowok dan si cewek yang terpisah berdiri saling menoleh sambil senyum cerah. Kalo perlu pake nama tempat kuliah dan tahun, warnanya dibuat sephia atau black & white. Lebih asik lagi kalau pasangan ini beneran seangkatan, dan teman-teman seangkatan diajak berfoto. Tuh susah gak, harus reuni dulu hahahahha.
    • Lokasi: taman di Belanda. Si cewek dibuatkan patungnya ukuran manusia atau lebih besar, si cowok sedang menyandar di sebelahnya, atau sedang berdiri di bawah payung. Cocok untuk cewek yang gak suka difoto. -hah, diriku dong-
    • Lokasi: Toko buku. Difoto sebuah rak buku-buku New Release atau buku-buku Laris, di cover buku ada foto berdua. Atau bisa juga berlokasi di sebuah cafe, yang disorot adalah seseorang yang sedang duduk di meja lagi ngopi, mukanya gak kelihatan, karena sedang memegang buku yang covernya ada foto mereka berdua. Bisa juga yang ditampilkan adalah orang sedang duduk di cafe, sedang browse internet di laptop, dia sedang membuka situs foto wedding, dan ada foto mereka berdua di sana. Cafe ini bisa sekaligus jadi sponsor foto preweddingnya, dengan penempatan merk di latar belakang :p
    • Trotoar ramai penuh orang di daerah bisnis (supaya pakaian orang-orang yang lewat bagus, kecuali memang mau mengerahkan figuran banyak dengan wardrobe yang disediakan), si cowok dan si  cewek berjalan ke arah berlawanan, dari jauh tersenyum, warna untuk mereka berdua dibuat cerah (di-Sotosop tentunya), yang lainnya disephia atau di-hitam putih. Cocok untuk yang budget dan waktunya gak banyak, tapi kebetulan bekerja di daerah bisnis di Jakarta. Pas makan siang, tinggal telpon sang fotografer, lalu berfoto-foto di jalan. Kerugian: kelaparan sampai sore karena gak akan sempat makan siang.
    • Foto diambil di 2 ruang kerja/duduk/kamar, sesuai style masing-masing, gambar diambil dari samping, menunjukkan masing-masing sedang mengetik di komputer dengan wajah ceria (soalnya lagi chatting atau fesbukan). Cocok banget untuk yang ketemu pasangan di internet.

    Ada lagi yang mau menambahkan?

    40 responses

    1. *nyatat ide2nya di notes*

      Thanks ya bu..

    2. Ide laen nih…. Kenapa tidak foto post wedding aja?.. Kalo foto post wedding mau pose bagaimanapun juga sudah halal..:P. Selaen itu, dah cape2 bikin foto pre wedding tapi 5 bulan kemudian cerai kan cuma bikin sedih…
      Foto post wedding ini bisa dilakukan setelah 1 bulan, 1 tahun, 25 tahun, sampe seabad pernikahan (kalo masih idup..hehe). Nah supaya undangan kawinan bisa tetep update foto terbaru, di undangan bisa ditulis “foto menyusul”….

    3. wah, boleh nih ide2nya. hihihi disimpen ah, sapa tau calon pasanganku juga setuju dg salah satu idemu min😀

    4. mantap..idenya….!

    5. Hai! Kayaknya saya suka tuh ide-nya Jarvie Digital itu. Cuman saya nggak tahu apakah calon pasangan saya mufakat, soalnya muka cowoknya nggak terlalu kelihatan, hehehe..

      Oh ya, beneran nih di Bandung ada yang pasang pernikahan pakai kostum Star Wars sampai ke penghulunya? Saya di Bandung lho, kok saya nggak tahu sih ada penghulu yang mau dipakaikan kostum Star Wars? Saya penggemarnya Padme Amigdala n Darth Vader lho, boleh nggak saya minta alamat kontak penganten yang kawin a la Star Wars itu? Mau deh saya dapet alamat pernak-perniknya, mulai dari tempat penyewaan kostumnya, sampai nama penghulu yang bersedia didandanin a la Star Wars-nya. May I have it, please? Terima kasih lho..😉

    6. @vicky: waaaaaa saya merasa terhormat didatangi yang empunya blog yang jadi inspirasi tulisan ini. itu yang Jarvie Digital, si cowok kan bisa dibikin jelas mukanya?
      tentang pernikahan a la Star Wars itu, saya diberitahu temen saya yang di Bandung, kamu email dia aja ya? Dia kenal dengan sang pengantin, jadi dia pasti bisa menghubungkan dengan keluarga-keluarga kedua mempelai yang sangat modern itu🙂 saya email yah.

    7. @kiki & fahmi: duuuh yang mau prewedding😀
      @fahmi: makasih yah dah dipost ulang linknya di facebook🙂
      @eva: tetep aja menurutku gak bener berfoto-foto mesra berlebihan dan dipajang di mana-mana walau sudah postwedding.
      @aap & syafwan: makasih dan hihihi :p

    8. fotomu mana min..????

    9. setau saya kalau ngomongin soal poto me poto dan dihubungkan boleh tidaknya oleh agama sebenarnya moto manusia saja sudah tidak boleh [ada beberapa yg boleh misal dokumen untuk sariah]cmiiw.
      jadi kalau dikembalikan ke agama sih kembali ke masing2 hihihi

    10. oya ini nemu tanya taya jawab, sekedar copas saya yah

      Pertanyaan
      Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Dengan segala hormat saya memohon penjelasan anda tentang hukum menggambar, baik dengan menggunakan tangan (melukis) atau dengan alat pembuat gambar (kamera), apa hukum menggantung gambar diatas dinding, dan apa hukum memiliki gambar hanya sekedar dijadikan sebagai kenangan?

      Jawaban
      Melukis dengan tangan adalah perbuatan yang diharamkan, bahkan melukis termasuk salah satu dosa besar, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat para pembuat gambar (pelukis), sedangkan laknat tidak akan ditunjukan kecuali terhadap suatu dosa besar, baik yang digambar untuk tujuan mengungkapkan keindahan, atau yang digambar sebagai alat peraga bagi para pelajar, atau untuk hal-hal lainnya, maka hal itu adalah haram. Tetapi bila seseorang menggambar bagian dari tubuh, seperti tangan saja, atau kepala saja, maka hal itu diperbolehkan. Adapun mengambil gambar dengan menggunakan alat fotografi, maka hal itu diperbolehkan karena tidak termasuk pada perbuatan melukis.

      Yang menjadi pertanyaan adalah : Apa maksud dari pengambilan gambar tersebut ? Jika pengambilan gambar (pemotretan) itu dimaksudkan agar dimiliki oleh seseorang meskipun hanya dijadikan sebagai kenangan, maka pengambilan gambar tersebut hukumnya menjadi haram, hal itu dikarenakan segala macam sarana tergantung dari tujuan untuk apa sarana tersebut dipergunakan, sedangkan memiliki gambar hukumnya adalah haram. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bahwa malaikat enggan memasuki rumah yang ada gambar didalamnya, dimana hal itu menunjukkan kepada haramnya memiliki dan meletakkan gambar di dalam rumah. Adapun menggantungkan gambar atau foto diatas dinding adalah haram hukumnya sehingga tidak diperbolehkan untuk menggantungnya meskipun sekedar untuk kenangan, karena malaikat enggan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar.

    11. @Master Tribal: foto apa peng?😀

      @jokosupriyanto: saya menyadari ada 2 pendapat yang saling bertentangan mengenai hal ini, ada ulama yang membolehkan, ada yang tidak. semua diserahkan kepada keyakinan dan kebersihan hati masing-masing orang🙂

    12. jadi pengen merit…..lam kenaal yah

    13. hmmmm kynya tema reunian itu bagus juga deh bu…secara diriku emg doyan bgt difoto sephia kan hehehe….

    14. @indah: salam kenal juga🙂

      @rina: iya yang Hotelier itu tema favoritku🙂

    15. Kau betul-betul mencintai tema taman-tamanan ya kayaknyaaa…😀
      Aku sukanya yang bareng-bareng ituuuu… Biar suasana pemotretannya seru….

    16. *baru nyadar kalo dirimu dan diriku ternyata tema favoritnya sama, yang Hotelier itu*

    17. @ami: ahhh niru pasti nih. hmm… orang keren memang selalu ditiru.

    18. Gitu ya? Pantesan kau meniru diriku… Duh, padahal selama ini aku pikir aku yang GR pas orang bilang aku keren… Tapi karena dirimu berkata begitu, baiklah, aku akan mengakui fakta bahwa aku keren…

    19. saya tidak mauuu.. memasang foto prewed di undangan, ntar dibuang soalnya, hihihi…
      hmm.. tapi sejujur2nya.. membosankan loh liat foto prewed yang seragam semua gitu.
      apalagi kalo lokasinya di kota tua dan posenya menatap masa depan. sigh..

    20. @miss antie: kalau begitu pose menatap ke belakang, ke atas, ke bawah, atau diagonal, gimana?😀

    21. itu patut dipertimbangkan😀

    22. wah2…..daripada repot2 dok..mending poto pra wedding dari hape….dari awal pacaran dah diniatin,,poto gokil,,poto lagi ngupil…tapi buat koleksi pribadi,,,hehehe,,,,kan namanya juga pra wedding,,kalo dah wedding ga asik lagi,,,ntar ga ad sensasinya,,heeeeeeeeeeeeeeeeeeee……..

    23. @achie: ah achie mah dah punya banyak ya, chie ? :p

    24. Foto presiden dan wapres di ruangan, haram ngga?
      Foto cowok-cewek terpisah lalu disatukan via sotosop (aplikasi apaan nih..), nampak berdekatan/bersentuhan, termasuk haram ngga?

      Jadi, halal-haram dan dua sisinya akan jalan terus di masing-masing rel ya?

      Untuk cari aman, karena ngga ngerti konsep halal-haramnya, lebih milih yang foto sopan, cowok-cewek pisah. Ah ini pun bakal ada yang menganggap haram.🙂

    25. Halo Dan😀 long time no see.
      wah kalo urusan haram-halal, terserah masing-masing diri mau ikut yang mana, deh🙂

    26. ide yang bagus banget…..
      mina suka my sassy girl juga ya….

    27. Wow idenya… Keren euy… Er, boleh daku pake kan? Xixixi…

    28. @itikkecil: bangeeeeet, juga prekuelnya yang Windstruck itu.
      @yayi: waaaaaaaa asiiiik, manaaaa undangannya, yi?

    29. salam kenal ya, mina :p

      hiks saya tidak pakai foto2 pre-weeding eh salah pre-wedding maksudnyahh
      😀

    30. wah dok… aku pilih yang terakhir deh!! ketemu dia dari seorang temen chatku. hahahaha

    31. […] Wedding To Post Wedding Tadi habis baca postingan ini, ngebahas mengenai diharamkannya foto pre wedding dan juga ide-ide untuk pose-posenya pre wedding […]

    32. Wah.. Idenya bgus2.. Saya suka yg foto pasangan tmnan dr kcil.. Fotonya lucu.. Jd pgn jg.. Hee

    33. huahahahahahha….minaaaaaa…(lol)

    34. ya, tante echy? :p

    35. I like the valuable info you provide to your articles. I’ll bookmark
      your weblog and take a look at again right here frequently.
      I’m rather certain I’ll be told lots of new stuff
      right here! Best of luck for the following!

    36. […] Prewedding, mina’s style | everyday’s tidbits […]

    37. […] Prewedding, mina’s style | everyday’s tidbits […]

    38. […] Prewedding, mina’s style | everyday’s tidbits […]

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: