Kaleidoskop 2010, mina’s version

Warning: ini adalah catatan pribadi, jadi kalau kalian tidak mengerti arah-tujuannya saat membacanya, ya maklum deh😀

Astaga, sesudah membaca-baca blog ini lagi, terakhir kali post adalah Januari tahun lalu, dan terakhir kali ngomongin kaleidoskop adalah Januari 2009, ckckck.

Dan ternyata sejak tahun 2008, my crowd masih itu-itu aja: gerombolan travelling circus yang biasa, dan Ku-bu-gil ‘n friends🙂 Not that it’s a bad thing, itu tandanya sekian lama, kita masih berteman baik. Ada duri-duri muncul sih di gerombolah sirkus, tapi itu pembelajaran buat kita semua, ya kan, guys? Mudahan persahabatan kita tambah erat.

Selain itu,  sepertinya tahun 2010 ini hampir merupakan fotokopi tahun 2008. Tahun 2008 adalah tahun menikahnya Mahlum di Bandung, sedang di tahun 2010 ini, miss manajernya Ku-bu-gil menikah di Salatiga, dan kali ini aku juga bisa hadir, alhamdulillah🙂 Dan aku bertemu (sebenarnya hanya melihat dari jauh) salah satu dari 4 penulis N-v-O itu yang jadi idolaku, weh! Sayang tidak sempat berkenalan dan minta tanda tangan. (What the heck, no one of the writers baca blog ini juga heuheuheu)

Apa lagi ya? Project pendanaan menyebalkan yang dimulai tahun 2008 itu juga akhirnya berakhir tahun 2010 ini *sujud syukur* -never again!- Project beginian hanya akan menarik kalau formasi tim project lengkap, tapi kalau pas lagi bertemperasan sekolah gini, aku kan tinggal sendiri huhuhu….

The travelling circus tetap jalan-jalan kulineran dan arung jeram, walau dengan formasi anggota yang berbeda-beda, dan tahun ini we welcome Emil ke dalam kelompok. Feels like I’ve known him for years (sebenarnya sih emang iya, hehehe, kayaknya pertama ketemu tahun 2008 itu ya, Mil, di Dufan, aduh rasanya najis banget ingat teriakan-teriakanmu yang membuat orang-orang jadi takut naik Tornado). Jadi ketagihan jalan bareng kita, gak Mil? The drama, hahaha.

Dan, astaga, lagi-lagi jadi juri Cheers for Him (what’s with me). Dan lagi-lagi, angkatan 2008 tidak menang. Tahun ini, potensi dancers keren dari prodi-prodi lain bermunculan. Bagaimana kalau dijadikan BSO, teman-teman? *dilempari batu karena terus-menerus mengusulkan BSO baru*

Tahun 2010 juga ditutup dengan keberangkatan 1 orang teman dekat di ER, Hijaz, untuk sekolah spesialis. Farewell party-nya di karaoke memang gila. Dan seperti tahun 2008, aku masih teriak-teriak: kapaaaaan aku sekolah? (Tenang, min, Insya Allah tahun depan.)

Lalu apa yang berbeda?Tahun ini adalah tahun paling hectic yang pernah kualami. Pekerjaan bertumpuk-tumpuk, dari pemberi pekerjaan yang berbeda, yang tidak saling tahu bahwa diriku sebenarnya sudah sibuk. Sudah gitu, kebiasaan prokrastinasiku malah semakin memburuk. Mungkin karena kebanyakan list yang harus dikerjakan, semua berebutan menjadi prioritas paling atas. What can you do kalau semuanya pingin jadi prioritas nomor 1? I feel bad karena kadang konsultasi skripsi mahasiswa yang suka mundur-mundur jadinya. Forgive me, ya students, tapi hasilnya tetap bagus, syukurlah, untungnya pada dasarnya semua bimbinganku sudah pinter dari sononya, kayaknya gak perlu dibimbing lagi deh heuheuheu. Prokrastinasi ini juga membuat aku miss a scholarship deadline.

*catat resolusi 2011: kurangi this p thingie! dan belajar bilang “TIDAK!“*

My ER Crew sebenarnya semakin solid. Aku bahkan sampai pada titik egois “tidak-merelakan-kru-UGD-lulus-PNS”. Tahun ini kita persiapan akreditasi 12 pelayanan, dan UGD kali ini berharap bisa mendapatkan nilai tertinggi di semua standar untuk Pokja UGD. Perubahan kita lakukan, mulai dari masalah pelayanan, absen, rapat, pencatatan rekam medis lebih baik, sampai penggantian Kepala UGD. Everything for the better🙂 Sialnya, 2 dokter lulus tes masuk sekolah spesialis, 1 lulus di Yakes sebuah perusahaan tambang batu bara, dan moral semua kru sedang turun karena lagi-lagi, tidak ada yang lulus tes PNS tahun ini. We need some entertainment, tapi sang EO sedang cuti dan pulang kampung, diancam-ancam disuruh balik, tapi dia menolak, karena sedang program penggendutan badan, katanya. Yah, mudahan tahun ini UGD kita jauh lebih baik. Apalagi dengan suntikan (rencana) 2 dokter baru yang fresh dan um…. keren.

Tahun ini aku akhirnya bersedia (terpaksa sih menurutku heuheuheu) menggantikan B dalam sebagian tugas Detasering-nya ke FK-FK di Indonesia Timur. Tahun lalu aku menolak, dari dulu memang kurang pe de urusan ginian. Kalo ngajar Farmako, hayuk, tapi kalo urusan kebijakan dsb, kayaknya bukan aku deh orangnya. Tapi kemudian apa salahnya dicoba, apalagi tempat-tempatnya eksotis. Aku kebagian Ambon (Juni) dan Kupang (Juli). Dan rupanya diriku tidak salah, aku belajar banyak hal, dan tentunya, jalan-jalan ke banyak tempat. Untungnya, teman berangkatnya oke, Wayan (ke Ambon) dan Detty (ke Kupang). Percaya deh, Ambon adalah tujuan backpacking yang oke banget! Good food, good people, good tourist objects, good scenery. Tidak bisa mengatakan hal yang sama tentang Kupang, sih, kami datang pas cuaca lagi panas-panasnya! Yang bagus justru pulau di sekitarnya, sayangnya pas kami ke sana baru ada edaran agar tidak melaut. Tapi, walau kotanya sendiri tidak asik, I’ve met wonderful people🙂

Ini juga tahun yang penuh berkah. Banyak pekerjaan juga mengalir, mulai yang biasa yang bikin aku travelling sana-sini, juga pekerjaan yang bisa dilakukan dari mana saja (translating and proofreading). Ya, akhirnya dapat klien yang memberikan harga yang memuaskan :p Mudahan jadi kerjasama jangka panjang.

Tahun ini, henponku hilaaaaaang! Huhuhu. Begitu banyak info penting di hape itu padahal. Tapi kata teman-temanku, lihat sisi baiknya, itu hp sudah mulai tahun 2005, sudah drop batre 2 kali. Namun dengan batre terakhir dan charger baru, sebenarnya performanya sudah kayak baru lagi, walau kadang agak lemot ya kalo buka inbox sms. Akhirnya aku kembali browsing dan nanya panjang lebar ke semua orang dan pemilik toko hp, mencoba BB Onyx punya teman, dan banyak kontemplasi (*halah, sok*), akhirnya aku membeli hp yang sekarang, Android-based Motorola Milestone yang versi pertama. Sangat memuaskan. Sudah jatuh 3 kali, 1 waktu dalam bungkusnya nyemplung ke comberan (bungkusnya oke banget, airnya gak tembus), 1 kali menggeleser di LCDnya di lantai (untungnya baru habis dipasangi screen guard), dan 1 kali jatuh dari tangan pas ketiduran waktu duduk nungguin pasien di UGD. Dan masih oke aja ya sampai sekarang. Push Gmail (my lifeline karena kerjaan yang deadlinenya dalam hitungan jam), Tweetcaster (untuk ngetwit), FeedR (RSS feeder), Epocrates (kalo lupa efek samping atau indikasi obat), GTalk, Astro File Manager (setara Windows Explorer), browser yang responsif, Lookout (mobile security), dan QuickOffice. Kekurangan dia cuma dua: kamera abal-abal (walau resolusi tinggi), batre super boros. Harus dibantu dengan batre cadangan.

Tapi untuk laptop, aku masih setia pada Axioo seri DV yang kubeli tahun 2005 (pertama kali punya laptop). Axioo seri pertama ini bener-bener loyal dan tahan banting mengikuti diriku the gadget abuser ini. Oya, satu lagi gadget hilang: HDD eksternal, padahal hadiah teman😥 Kayaknya hilang sometimes di awal tahun, waktu travelling arung jeram ke Bandung.

Tahun ini memperbaharui ketrampilan ACLS. Waaah, berat loh tekanannya ikut ACLS bareng your own ex-students yang baru lulus dokter. Mereka masih fresh sekali ilmunya hehehe. Hasil ITP juga harus diperbaharui (baru kuambil Desember ini), karena tahun depan harus sekolah🙂 Kali ini aku bilang ya, tes TOEFL-nya terasa berat sekali, kok lebih berat daripada waktu aku tes IELTS, emmm…. 8 tahun yang lalu. Entah brainware-nya yang semakin lelet atau memang soalnya makin susah. Tapi pas keluar nilainya, I can say that I haven’t lost it. Belum Alzheimer kok, ternyata.

Sesudah mengisi isian EWMP berbasis software yang membingungkan itu, akhirnya aku kembali berminat untuk mengurus naik pangkat. Kalau ini masih kutunda lagi, kayaknya pas pensiun gak akan pernah dapat tunjangan fungsional tertinggi itu, dan gak akan bisa dapet sertifikasi. Yang kenal diriku, tentu tahu, aku benci birokrasi kertas. Bisa gak naik pangkat ini pake software kayak EWMP gitu ya? Terus yang suplai bukti-bukti SK-SKnya orang kepegawaian saja.

Satu lagi yang cukup menyenangkan, untuk pertama kalinya di dunia Bagian Farmakologi FK-Unlam, yang daftar pingin jadi asisten Farmakologi berjumlah 69 orang! Could you believe that? Aku yang tadinya sesumbar akan mewawancarai seluruh kandidat asisten yang mendaftar (karena tiap tahun yang daftar paling 5 orang) terpaksa menjilat ludah sendiri, dan menggunakan cara konvensional: seleksi pake kertas dulu, baru wawancara ke kandidat terpilih. Anyway, karena setiap orang di Farmako punya prejudices dan favourites, kami memberlakukan cara fair: menyeleksi kertas isian tanpa melihat nama, dan menggunakan skoring dalam wawancara. Akhirnya, kami mengucapkan selamat datang kepada 10 asisten baru dari 2008 dan 2009🙂 Mudahan akan jadi kerjasama dan persahabatan jangka panjang ya.

Jadi sesudah melalui tahun 2010 yang menyenangkan ini, apa resolusiku tahun 2011? Kalau wishlist masih mirip kayak tahun kemarin, walau ada yang kuhapus (mengurangi wishlist duniawi) dan ada satu yang kutambahkan. Resolusi? Hanya satu: Better than 2010. Amiiin.

Foto Procrastinator diambil dari StumbleUpon seseorang, sedang foto Milestone diambil dari Android Comunity (terlalu malas mengambil kamera untuk memfoto hp sendiri).

11 responses

  1. Jatah komen pertama is taken!😀

  2. GA ada resolusi 2011 yang dijabarkan neh??
    welcome back kata para blogger… not me **lagi males nulis juga hohoho**

  3. selamat tahun baru, minaaaa…. eh, sini-sini kalo mau dimintain tanda tangan kru NVO. hihihi…

  4. @anna: gak usah dijabarkan, I have a private list hohoho… salah satunya, tentunya berkunjung ke resepsimu :p

    @miss antie: met tahun baru, miss. astaga, aku lupa, ada the wife of one of the writers di sini *malu*

  5. Met Tahun Baru Mina….Oh gitu toh, pantes menghilang lama dari per fb-an dan perblogan lagi sibuk n travelling. Moga semua resolusinya tahun ini tercapai.

  6. senang melihat blog ini bangkit lagi,,, blog saya,, belum bangyn😦,,, masih menabasi rumput…

  7. busyet… panjang banget postingannya…. semuanya diborong dalam satu tulisan😀
    motorolla milestonenya keren…

  8. @ina: amiiiin🙂
    @aulia: iya nih susah banget untuk mengisi secara teratur.
    @ira: begitulah, jarang-jarang kan diriku posting. ya Milestone memang keren!

  9. hehe…selalu ada pa adi di Farma…hehee
    awal 2011 yang wow…smg resolusi 2011 nya terwujud..

  10. Kaleidoskop tuh apa sih?

  11. […] 1 dicuri pas turun di pesawat di Jogja (2010). […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: