Resolusi

Sudah 2016 aja. Diriku merasa agak ngeri dengan tidak terasanya waktu berlalu. Less time left in this world, still so much to do, either from a physical or a mental perspective.

calvin-hobbes-new-years-resolutionsTiap tahun diriku mempunyai resolusi hiperbolis yang tidak benar-benar serius ingin kuwujudkan (diriku “perfect the way I am“). Tahun ini ingin berbeda. Percakapan dekat mesin kopi dengan teman se-Divisi, an Iranian, memberikan  sedikit pencerahan: to be happier with ourselves (yang agak susah didapatkan kalo kita lagi sekolah S3 tahun terakhir di negara jauh, dan dengan uang beasiswa sekedar cukup), rather than trying to tackle a big project with a big objective to be achieved far in the future, kita perlu memecah semua task menjadi kecil-kecil, dengan objective masing-masing yang jelas dan mudah diukur serta bisa diselesaikan dalam sehari, atau lebih baik lagi kurang dari itu. Dengan demikian, kita mendapatkan sense of achievement setiap hari: we become happier. Jadi itulah yang akan kulakukan dengan resolusi tahun ini. Make them small, but still meaningful, sebagai langkah untuk mencapai sesuatu yang lebih besar dalam beberapa tahun ke depan.

Untuk yang menuduh diriku sebagai orang yang latah ikut-ikutan bikin resolusi tahun baru, atau bertanya kenapa harus nunggu tahun baru untuk bikin resolusi, atau menatap diriku nista karena menganggap diriku melakukan sesuatu yang akarnya dari paganism atau Christian rituals ataupun Jewish tradition, ini yang ingin kukatakan: I don’t care😀

Mari kita lihat apa definisi Resolusi. Menurut Oxford Dictionary, resolution  adalah “a firm decision to do or not to do something“. Jadi di bawah ini diriku akan melakukan apa yang sangat kusukai: rambling (somewhat) incoherently about myself, tentang apa yang kuputuskan akan kulakukan tahun ini. You’ve been warned🙂

To do:

  • Kita mulai dengan yang tersulit dan terbesar: Lulus. Diriku tahu bahwa di atas diriku bilang resolusi harus achievable. Well, it’s a little bit too late, diriku sudah tahun terakhir, jadi LULUS adalah wajib. Lewat dari 2016, diriku gak akan punya cukup uang untuk bertahan hidup di sini😀 Apa yang kulakukan untuk mencapai tujuan ini? Sejak September tahun 2015 diriku sudah membuat jadwal mingguan (jadi untuk mencapai lulus di atas, step-step-nya dipecah-pecah jadi jadwal mingguan). I am not really happy dengan kemajuannya, karena banyak hal yang tidak bisa diprediksi kalau kita riset bersama orang lain. Tapi mudahan mulai awal 2016 ini semuanya berjalan lebih lancar dan cepat. Optimis.
  • Read more books (for pleasure), from more diverse genre. Well, diriku bisa ngomong panjang lebar tentang ini sehari semalam, jadi mari kita bahas ini di blog sebelah aja yah.
  • Eat healthier food. I know. Boring. Tapi diriku sudah tua sekarang. Dengan riwayat keluarga penderita hipertensi, stroke, jantung koroner, diabetes, hiperkolesterolemia, kayaknya bisa ditebak di masa depan salah satu penyebab mortalitas-ku itu karena apa. Ya di diriku sendiri tidak punya satu pun faktor risiko penyakit di atas, kecuali hiperkolesterolemia dan kecenderungan untuk makan makanan gak sehat dalam jumlah besar, plus stressful life karena punya kecenderungan obsesif. Diriku kasitau ya, sebagai orang Banjar sejati, diriku gak suka makan sayur dan buah, serta sangat suka makanan karbohidrat sederhana (diriku bisa makan nasi berpiring-piring), dan  makanan super manis, berminyak, dan bersantan. Jadi, tahun ini, diriku akan makan sayur tiap hari, buah tiap hari (boleh dalam bentuk jus atau susu buah aja kan ya), mengurangi gula di teh, dan stop eating red and processed meat completely. Mengurangi nasi atau menggantinya dengan yang lain belum bisa, maaf aja ya.
  • Learn at least 1 thing, something totally new dan tidak berkaitan dengan pekerjaanku sekarang, mungkin dari Coursera atau edX. Banyak kursus dengan judul menarik semacam: Jazz Appreciation, Italian Culture, World of Wine, Magic in the Middle Ages,  Fantasy and Science Fiction (okey, ini terlalu berkaitan dengan my hobby), Superheroes, dan banyak lagi. Tujuannya: kursusnya harus sampe selesai.
  • Write more. Meaning: Menulis 1 post setiap 2 minggu di kedua blog-ku. Diriku merasa diriku mengalami begitu banyak hal, tetapi tidak pernah mencoba merekamnya dalam bentuk apa pun. Foto mungkin, tapi sesudah beberapa lama, kita lupa konteks detilnya. Satu dekade ke depan, mungkin diriku sudah lupa apa yang membuat diriku memilih melakukan A dibanding B, siapa orang-orang yang telah mengatakan apa, kenapa diriku menyukai C dan membenci D, dan sebagainya. So many stories, so much experience, so much enlightenment, yet so little brain cells to save them. Diriku tahu apa yang kalian pikirkan. Ini tidak akan bertahan lebih dari 1 bulan. Kita lihat saja nanti🙂 Mau bertaruh? Yang kalah harus naik Tornado di Dufan 3 kali berturut-turut lanjut the tedious Bianglala 3 kali juga, gimana?
  • Say “no” sometimes. Ini akan jadi resolusi tersulit, mungkin lebih sulit dari resolusi pertama di atas. Jujur ya, bagaimana caranya mengatakan tidak, terus bisa tidak canggung atau merasa comfortable menghadapi muka kecewa orang yang meminta sesuatu ke kita?
  • Expect less from other people, and less annoyed when they don’t live up to my expectation. Seperti diriku bilang diriku punya kecenderungan untuk obsesif, dan hence, kompulsif. Dan berharap orang di sekitarku memuaskan ke-obsesif-kompulsif-anku juga. Dan kesal kalau mereka tidak mau atau tidak mengerti, or just being (or pretend to be) clueless. Apalagi kalo ditambah dengan (my own) stigma bahwa cowok susah mengerti apa yang kita maksud. Diriku geli dan tertusuk baca quote ini beberapa hari lalu “Behind every angry woman, there is a man who has no idea what he did wrong again.” My best friends are mostly males, dan kurasa most of the times mereka tidak mengerti sebenarnya diriku kesal karena apa😀 I will be better this year, friends, I promise🙂

Udah ya. Itu aja udah banyak.

Moga diriku awal tahun depan menjadi orang yang lebih baik dengan tambahan 1 gelar di belakang, Aaamiiin. (Bukan berarti diriku ingin nambah gelar satu ini ya, ini hanya jenjang yang harus kulalui dalam pekerjaan sekarang).

Calvin & Hobbes picture diambil dari sini.

 

10 responses

  1. […] Challenge, jadi malas nulisnya di sini. Tapi mulai tahun ini, dengan semangat mewujudkan salah satu resolusi 2016, yaitu membaca lebih banyak (for pleasure) dengan genre yang lebih luas daripada tahun-tahun lalu […]

  2. “Write more. Meaning: Menulis 1 post setiap 2 minggu di kedua blog-ku. Diriku merasa diriku mengalami begitu banyak hal, tetapi tidak pernah mencoba merekamnya dalam bentuk apa pun. Foto mungkin, tapi sesudah beberapa lama, kita lupa konteks detilnya. Satu dekade ke depan, mungkin diriku sudah lupa apa yang membuat diriku memilih melakukan A dibanding B, siapa orang-orang yang telah mengatakan apa, kenapa diriku menyukai C dan membenci D, dan sebagainya. So many stories, so much experience, so much enlightenment, yet so little brain cells to save them. Diriku tahu apa yang kalian pikirkan. Ini tidak akan bertahan lebih dari 1 bulan. Kita lihat saja nanti🙂 Mau bertaruh? Yang kalah harus naik Tornado di Dufan 3 kali berturut-turut lanjut the tedious Bianglala 3 kali juga, gimana?”

    Hayuuukkkk… Sapa takuttt😀

    1. Wah, salah am menantang Anna Tornado, malah suka😀 tapi kita berdua gak suka Bianglala kaaaaaan. Jadi itu kesulitannya taruhan ini😀

  3. Blog Sebelah itu emang di post tiap awal tahun yaaaa? hihihi

    1. Blog bukunya kali ini akan di-update tiap 2 minggu, dan tidak lagi hanya tentang review buku, tapi segala sesuatu yang ada kaitannya dengan buku dan membaca. Jadi kalau tadinya yang bukan review buku ditulis di blog ini, sekarang akan dipindah ke sana.

  4. aku nyontek resolusinya ahh, kebetulan poin2nya mirip2 sih dgn keadaan sekarang haghaghag malah curcol😆

    1. Bukannya dirimu sudah lulus, Pak?

  5. Tahun yg lebih berat.. Bukan berarti cuma buat di pandang, tapi mulai melangkah dan menyingsingkan baju.. Setuju untuk yang mengurangi berharap pd People.

    1. Makasih dukungannya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: