Resolusi

Sudah 2016 aja. Diriku merasa agak ngeri dengan tidak terasanya waktu berlalu. Less time left in this world, still so much to do, either from a physical or a mental perspective.

calvin-hobbes-new-years-resolutionsTiap tahun diriku mempunyai resolusi hiperbolis yang tidak benar-benar serius ingin kuwujudkan (diriku “perfect the way I am“). Tahun ini ingin berbeda. Percakapan dekat mesin kopi dengan teman se-Divisi, an Iranian, memberikan ┬ásedikit pencerahan:┬áto be happier with ourselves (yang agak susah didapatkan kalo kita lagi sekolah S3 tahun terakhir di negara jauh, dan dengan uang beasiswa sekedar cukup), rather than trying to tackle a big project with a big objective to be achieved far in the future, kita perlu memecah semua task menjadi kecil-kecil, dengan objective masing-masing yang jelas dan mudah diukur serta bisa diselesaikan dalam sehari, atau lebih baik lagi kurang dari itu. Dengan demikian, kita mendapatkan sense of achievement setiap hari: we become happier. Jadi itulah yang akan kulakukan dengan resolusi tahun ini. Make them small, but still meaningful, sebagai langkah untuk mencapai sesuatu yang lebih besar dalam beberapa tahun ke depan. Continue reading →

Advertisements

My Mobile Phone(s): The Journey

girl-looking-down-roadSetahun sudah berlalu sejak postingan terakhir. Banyak yang ingin ditulis, tapi karena ilmu pengetahuan masih belum menelurkan alat untuk menuliskan segala hal yang kita pikirkan dengan kecepatan yang sama dengan proses berpikir, maka aktivitas ngeblog ini nampaknya akan terus ngadat. Sampai sesuatu yang luar biasa terjadi.

Dan untuk membuktikan bahwa diriku masih se-menyanyah yang dulu, mari kita menatap ke belakang sejenak. Bagi yang tidak sabar dan tidak berminat membaca sejarah perjalanan henpon saya, silakan langsung ke bagian The Present. Continue reading →

Day 5: Five places I want to visit

Hmmm…. Susah juga ya. Bagaimana kalau tulisan ini saya bagi tiga seri, jadi Day 5a: Indonesia, Day 5b: Asia, 5c: Other parts of the world. Mmm… jangan? Keburu bosan? Saya jadikan satu aja dalam 1 postingan? Gak selalu 5 kok. Okey, akan ditulis dengan sangat pendek, tenaaaang.

Three places I want to visit: Indonesia

Ini adalah kota-kota yang mempunyai kaitan emosional dengan diriku. Tempat-tempat lainnya berada di urutan ke-700. Ya, dari nomor 4 sampai 699, kosong. Continue reading →

Day 4: The meaning behind my Twitter name

Hmm… aslinya sih harusnya menuliskan makna Tumblr’s name, whatever that is. Karena diriku gak tahu dan gak pengen tahu juga (hehe, ditampol Ami), lebih baik menjelaskan sesuatu yang diriku jelas tahu, ya, kan?

Oya, ini sudah seminggu lewat ya sejak posting Blog Challenge terakhir. Yah, harusnya sih daily nulisnya, tapi saya tidak bisa menulis semingguan ini karena …. eh, nanti berubah content post ini. Ya, prinsipnya, seminggu tidak sempat menulis blog. Kenapa? Mau protes?

Jadi, sampai saat ini social media yang saya gunakan di internet (sesudah say bye bye pada Forum Buku Kafegaul yang tutup beberapa tahun lalu, walau baru-baru ini sudah buka lagi sih) terutama hanya 2, yaitu Plurk dan Twitter. Continue reading →

Day 3: My typical day

Sejak tinggal di sini, terus terang kehidupanku monoton, deh.

Jadi tidak tahu apa menariknya diceritakan ya.

avoid monotony

Okey, pemirsa, gak perlu sampai menguap gitu juga, kali

Mari kita pilih hari Selasa aja, ya, karena pertemuan mingguan para mahasiswa selalu pada hari ini. Continue reading →